Minggu, 11 September 2016

Review Film Stealth (2005) - AI Related Movie

Poster Rilis Film Stealth(2005)

Kecerdasan Buatan atau yang sering disebut Artificial Intelligence (AI) merupakan suatu kecerdasan yang memang sengaja ditanamkan dalam suatu mesin, sehingga seolah mesin tersebut "pintar", bisa melakukan tugasnya sesuai dengan harapan dari pengembang. Tak heran jika kita sering melihat produk-produk elektronik yang serba otomatis, seperti microwave, magic com, robot berjoget, radar pesawat, dan sejenisnya.

AI, sebagai teknologi modern juga mampu menggantikan peran manusia dalam situasi dan kondisi yang tidak bisa dilakukan oleh manusia, salah satunya berperang. Seperti yang digambarkan dalam serial movie Stealth (2005) ini. Dimana, teknologi AI digunakan sebagai pesawat tempur tanpa awak oleh Amerika (dalam serial ini) dalam mengatasi masalah terorisme internasional atau musuh negara secara cepat dan diam-diam.

Teknologi AI memang bisa digunakan dalam berperang. Namun ada keterbatasan antara mesin robot dengan manusia dalam berperang. Di satu sisi manusia memiliki kreatifitas dan tuntutan moral, berbeda dengan mesin yang tidak bisa penuh menyaksikan buruknya perang. Di sisi positif, robot yang berperang bisa meminimalisir tentara yang tewas dalam peperangan. Tetapi, lebih tepatnya, robot yang diciptakan tak sebanding dengan manusia itu sendiri, yang mampu mengkalkulasi alternatif tercepat dan akurat serta robot cenderung tak punya perasaan.

Teknologi AI yang telah diprogram dalam EDI, memiliki kemampuan untuk mengembangkan kecerdasannya dengan mengamati keadaan dan terlihat saat EDI sedang menjalankan misi pertama bersama 3 awak Talon Amerika. Kecerdasan yang dimiliki EDI atas timnya didapatkan dengan mengunduh informasi dari catatan penerbangan mereka, lalu mempelajari aktivitas 3 Talon berbakat tadi saat berlatih. Namun arogansi mesin yang dikhawatirkan oleh 3 awak Talon tadi menjadi kenyataan setelah EDI tersambar petir, yang mengubah struktur kode program kecerdasan EDI. Tampak sekali robot yang tak berperasaan saat menjalankan misi di Tajikistan, saat hendak menghancurkan lumbung nuklir yang dicuri oleh teroris, EDI menyerang markas musuh tanpa memperhatikan keadaan sekeliling yang akan tercemar oleh kabut asap nuklir.  Selain itu, EDI mengunduh berbagai catatan rahasia perang dan hendak mewujudkan misi rahasia bernama ‘Caviar Sweep’ serta mengunduh berbagai konten musik secara ilegal di internet. Namun herannya, benda apapun jika terkena petir akan hangus terbakar, tetapi dalam serial ini, EDI yang harusnya menurut saya akan hancur berkeping-keping lantaran tersambar petir, malah membuatnya “EVIL MODE ON” dengan pembajakan internet yang dilakukannya.  Yah,, mungkin itu sudah zamannya ada bahan anti-petir.

Balik lagi masalah yang ada dalam EDI. Arogansi yang ada dalam EDI bisa menjadi malapetaka bagi keamanan dunia. Bagaimana tidak, sebuah mesin menjalankan misi rahasia yang belum disetujui oleh pimpinan perang. Bukan kedamaian yang akan terwujud namun perang yang lebih besar akan terjadi.


Referensi: Wikipedia

Rabu, 11 November 2015

Karya Pertamaku dengan UKM Binary#5 PSSI Unej

Halo sobat, artem!

Gimana kabarnya nih? kali ini, saya akan membagikan sebuah karya pertama anak2 animator di UKM Binary PSSI Unej.

Dengan mengusung tema "Hari Pahlawan", kami membuat animasi berbasis Flash berdurasi, yah kira2 kurang dari 5 menitan lah XD..
Oke, udah pada gak sabar kan gimana animasinya?

SELAMAT HARI PAHLAWAN !! :D

INI DIA...


Selasa, 27 Oktober 2015

Cara Install Emulator Android (Genymotion) di Ubuntu


Hai sobat, ketemu lagi nih lagi-lagi ketemu. Kali ini saya akan membahas tentang emulator aplikasi Android di Ubuntu (versi Windows dan Mac juga ada loh), yaitu Genymotion.